Nikah, Mudah atau Susah?

Standar

(annida-online.com)

Dulu, saya mengira setiap orang yang mau menikah di usia muda itu berarti sudah pasti siap lahir batin untuk membangun rumah tangga.

Saya sendiri sudah bersiap-siap menikah sejak SMA, saya baca berbagai buku tentang pernikahan, baik dari tinjauan psikologis, agama, kesehatan, bahkan buku-buku yang bercerita tentang tragedi pernikahan seperti perselingkuhan, poligami, dllsb. Saya baca semuanya memang untuk mempersiapkan mental.

Pikiran saya saat itu sederhana saja… Kalau cepat atau lambat saya pasti menikah, kenapa tidak bersiap-siap? Kalaupun ternyata jodoh saya tidak ada di dunia ini, setidaknya Allah sudah melihat usaha saya. Target saya, usia 19 tahun saya sudah siap menikah.

Saya juga sudah melobi orangtua agar diizinkan nikah muda, padahal saat itu saya belum punya calon. Saya juga sudah bicarakan ke dua orang kakak perempuan saya kalau saya minta izin menikah duluan. Saya sedemikian bersiap-siap karena saya menganggap pernikahan adalah hal yang penting.

Sedangkan untuk mendapatkan pekerjaan bagus saja, teman-teman saya rela belajar tinggi-tinggi sampai S1, S2, mengeluarkan uang yang cukup banyak, rela membeli berbagai judul buku, begadang untuk mengerjakan tugas, maka logika saya adalah… Aneh banget kalau untuk pernikahan, yang dipersiapkan hanya masalah gedung resepsi, calon pengantinnya, dana hajatan, menu catering, kocak! Padahal sebagian besar orang menghabiskan usianya dalam bingkai pernikahan.

Bagi saya, siap-siap nikah itu lebih penting pada visi-misi dan juga mental. Mental untuk mau memberi dan diberi, mental untuk mau mengerti dan dimengerti, mental untuk menerima kelebihan dan juga kekurangan pasangan, mental untuk dapat menerima perbedaan. Dalam pikiran saya, menikah itu bukan finish, melainkan start!

Makanya saya cukup syok mendapati fakta bahwa banyak juga perempuan/akhwat yang menikah muda tapi tanpa persiapan, mereka cuma berpikiran enaknya menikah, kalau jodoh udah datang yaa jangan ditolak, daripada pacaran mending langsung nikah. Yaa… Bener sih, tapi pernikahan kan nggak sesederhana itu!

Bayangkan kalau setelah menikah ternyata langsung hamil, kondisi tubuh dan mood perempuan hamil tuh beda banget loh! Cium bau asap knalpot aja bisa mual, bawaannya jadi males dan gampang emosi.

Belum lagi kalau sudah lahiran, mengurus anak tanpa adanya persiapan mental menjadi seorang ibu, bisa berabe! Ditambah lagi, banyak juga yang meskipun memakai KB, tetap tidak mempan, akhirnya tiap tahun melahirkan. Terbayang bagaimana kondisi psikis seseorang yang menikah tanpa persiapan?
Masih banyak kasus-kasus lainnya yang membuat pernikahan tampak susah, sebenarnya bukan pernikahannya yang susah, tapi karena kitanya yang tidak mempersiapkan diri dengan baik.

Ibarat mau menghadapi ujian, tapi nggak pernah belajar materi ujiannya, ketika dirasa soalnya susah-susah yaa jangan salahkan siapa-siapa. Sedangkan orang-orang yang sudah mempersiapkan diri saja belum tentu bisa jawab soal ujian dengan baik… Ya kan?

Saya ingin mengatakan bahwa segala sesuatu sebenarnya relatif mudah asalkan kita persiapkan sebelumnya  Terutama adalah mempersiapkan hati/ mental. Saya sendiri telah merasakan perjalanan 7 tahun pernikahan, alhamdulillah pernikahan membuat saya lebih dewasa dan bahagia. Jadi lebih menghargai perbedaan, lebih mampu memaknai tanggungjawab, lebih dapat menikmati hidup.

Badai besar pernah menerpa rumah tangga kami, sekarang sudah berlalu, tapi bukan tidak mungkin di masa depan akan ada lagi, tapi alhamdulillaah… Yang namanya rumus hidup itu memang sederhana saja, jadi… Apapun persoalannya, rumusnya yaa itu-itu saja, demikian juga dalam pernikahan.

Jika ingin pernikahan terasa mudah, sebelum menghadapinya, persiapkanlah diri terlebih dulu. Baik secara materil, terlebih lagi non materil. Walaupun pernikahan ibarat berenang, tidak mungkin bisa jago hanya dengan membaca teori, melainkan harus langsung praktek. Tapi kalau tanpa persiapan apa-apa, bisa jadi tenggelam cuma karena kaki keram. Konyol kan? Betapa banyak pernikahan karam hanya karena masalah sepele, misalnya karena tidak mengerti perbedaan komunikasi laki-laki dan perempuan.

Kalau ingin merasakan pernikahan yang susah, tidak perlu siap-siap, hindari saja pernikahan sebisa-bisanya. Namun yang namanya fitrah, makin dihindari… Ironisnya justru makin mendekat.

Sekarang, pilihan di tangan kita. Tidak pernah ada kata terlambat atau terlalu cepat untuk sebuah persiapan. Bersiap-siaplah, sisanya… Percayakan pada Allah saja! Ia paling tahu yang terbaik untuk diri kita.

Semoga Allah kan selalu memudahkan dan memberkahi setiap urusan kita, termasuk urusan membina rumah tangga. Aamiin.

Syamsa Hawa

Kemana Masa Mudaku Melangkah? [Repost]

Standar

Sangat disayangkan bahwa banyak pemuda Islam pada zaman ini yang mengidolakan orang-orang yang justru menjerumuskan mereka kepada kerusakan agama, ibadah dan, akhlak

2 November 2015 (muslim.or.id)
Retro microphone on stage in restaurant. Blurred background

Para ulama berselisih pendapat mengenai kapankan masa muda itu. Pendapat yang terkuat adalah usia muda itu diawali masa baligh dan berakhir sampai sebelum usia 40 tahun. An-Nawawi rahimahullah mengatakan:

الشباب عند أصحابنا هو من بلغ ولم يتجاوز ثلاثين سنة

“Pemuda menurut ulama madzhab kami adalah orang yang telah mencapai baligh, namun tidak melampaui usia 30 tahun” (Syarah Shahih Muslim: 9/173).

Ats-Tsa’alabi rahimahullah berkata:

إن الشاب هو الذي بين الثلاثين والأربعين

“Sesungguhnya pemuda adalah sosok orang yang berusia antara 30 dan 40 tahun” (Fiqhul Lughah: 111)1.

Ibnu Atsir rahimahullah berkata,

والكهل من الرجال: من زاد على الثلاثين سنة إلى الأربعين ، وقيل من ثلاث وثلاثين إلى تمام الخمسين

“Orang yang berada pada masa transisi antara masa muda ke masa tua adalah: orang yang berusia lebih dari 30 tahun sampai 40 tahun. Adapula ulama yang berpendapat (bahwa orang yang berada pada masa transisi tersebut adalah): orang yang berusia 33 tahun sampai genap berusia 50 tahun” (An-Nihayah fi gharibil Hadits: 4/313)2.

Hal ini mengisyaratkan masa muda umat ini rata-rata memakan waktu hampir sepertiga dari usia mereka, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa pada umumnya usia umat beliau antara 60-70 tahun, beliau bersabda:

أَعْمَارُ أُمَّتِي مَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى السَّبْعِينَ ، وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ

 

“Usia umatku adalah diantara 60 sampai 70 tahun, sedangkan paling sedikit jumlahnya diantara mereka adalah orang yang usianya melampui usia rata-rata umatku tersebut” (HR. Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani).

Dengan demikian, jika seseorang dikaruniai bisa mengenyam masa mudanya dengan lengkap, maka itu berarti sekitar 25 tahun ia habiskan masa mudanya tersebut di kehidupan dunia ini, sebelum masuk kedalam masa transisi dan akhirnya masa tuapun tiba, saat kekuatan tubuh seseorang mulai menurun, tulangnya mulai merapuh dan bisa jadi sudah mulai pikun. Dua puluh lima tahun adalah suatu masa yang panjang bagi pemuda untuk bisa menorehkan berbagai macam prestasi di masyarakatnya!

Oleh karena itulah, dalam masa keemasan sejarah Islam, ketika tarbiyah terhadap pemuda demikian bagusnya, maka tonggak-tonggak perubahan umat Islampun banyak dipegang oleh para pemuda. Deretan nama para tokoh, pemimpin dan pembaharu dalam Islam ini banyak diisi oleh para pemuda Islam.

Selebritis Bukan Idolamu, Wahai Pemuda

Sangat disayangkan bahwa banyak pemuda Islam pada zaman ini yang mengidolakan orang-orang yang justru menjerumuskan mereka kepada kerusakan agama, ibadah dan, akhlak. Mereka tidak memahami apa patokan sosok idola yang baik itu! Kenyataannya, banyak pemuda yang menilai bahwa patokan idola yang baik itu adalah ketenaran dalam masalah hobi yang mereka sukai, tanpa memandang apakah sosok idola tersebut memiliki sifat-sifat yang dicintai oleh Allah atukah tidak. Oleh karena itulah, banyak pemuda yang mengidolakan para seleberitis yang justru mencelakakan dan merendahkan martabat mereka!

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), seleberitis itu maknanya adalah orang yang terkenal atau masyhur.

Jika demikian maknanya, tentulah keterkenalan seseorang tidak secara mutlak menjadi standar kelayakan untuk menjadi sang idola! Karena banyak orang-orang yang terkenal, namun justru ketenarannya dalam hal-hal yang buruk. Misalnya terkenal sebagai pemimpin yang kejam dan takabur, seperti fir’aun dan namrud,

Terkenal karena disebut sebagai sosok penduduk Neraka, seperti abu lahab dan selain mereka.

Atau idola banyak pemuda zaman ini, dari para seleberitis yang tidak kenal tauhid, tidak shalat, pemuja setan, suka selingkuh, mengumbar aurat atau selainnya dari rekam jejak yang dimurkai oleh Allah Ta’ala. Wahai para pemuda, pilihlah idola yang jelas-jelas dicintai oleh Allah Ta’ala, dan idola tertinggi kita adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian para Rasul dan Nabi selain beliau ‘alaihimus salam, lalu para Sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’inradhiyallahu ‘anhum , selanjutnya para imam kaum muslimin dan orang-orang yang sholeh. Jika Anda mengikuti idola-idola yang shaleh tersebut, maka keberkahan akan Anda dapatkan dalam kehidupan Anda!

Wahai para pemuda, inilah pemuda idola Anda!

Wahai para pemuda, tinggalkan idola-idola palsu yang tidak menambah kecuali kerugian dunia akhirat Anda! Idola-idola palsu dari kalangan musuh-musuh Islam, yang membawa ajaran rusak, tidak mengenal shalat, banyak maksiat dan berakhlak buruk! Hanya karena dibungkus dengan baju kemewahan dan ketenaran atau semacamnya, idola-idola palsu tersebut laris di kalangan para pemuda Islam!

Gantilah idola-idola palsu yang merusak akhlak Anda, merendahkan martabat Anda dan menjerumuskan Anda dalam kubang kesyirikan, kemaksiatan, tata cara ibadah yang menyimpang serta akhlak yang buruk! Tinggalkan idola-idola yang merusak tersebut, karena itu adalah racun bagi hati dan perilaku Anda! Sadarlah wahai pemuda, Anda sedang diincar, ditarget dan dibidik untuk menjadi budak-budak penghusung sponsor ideologi batil, ajaran agama sesat dan perilaku menyimpang dari adab Islami!

Segera jaga, lindungi dan sayangi diri Anda dengan menggantungkan harapan dan tawakkal kepada Allah semata dan berjuang keras untuk menjadi hamba-Nya yang taat, menjadi pemuda dan pemudi yang bertauhid, beribadah dengan benar dan berakhlak Islami!

Mari, ikatkan diri Anda dengan profil-profil pemuda yang mulia, baik itu pemuda dari kalangan Nabi maupun generasi terbaik Salafush Shalih kita, serta pemuda dari kalangan ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Tentang Sesuatu yang Kian Memanggil

Standar

Sesuatu yang kian memanggil itu mendorongku untuk lebih belajar.. inilah yang ku pelajari malam ini.. semoga yang baik menjadi do’a :)

Sebelum aku menjadi istrimu, aku akan belajar sebaik-baiknya, agar kelak aku mendapatkan ridha Allah dan Ridha mu demi ridha Allah.

*Ini beda cerita dengan ta’aruf*

Bagaimana aku yakin bahwa aku mencintai mu? jika sampai saat ini belum cukup mengenalmu.. Someone to be erased soon.

Katanya cinta datang dari kecocokan jiwa.. saling memahami dan mengerti, bagi kita yang belum pernah berinteraksi kecuali hari itu, adakah yakin bahwa itu cinta? T_T

#lupakansaja Bagaimana jika dia datang ke samping rumahmu dan bukan ke rumahmu?

percayakan kalau jodoh dari Allah itu sudah ada dan pasti yang terbaik? #yuklupakansaja

buat menjaga agar ga sakit hati sendiri, dan buat mensucikan hati hanya buat sang Jodoh , yang halal bagimu

cinta itu fitrah, tapi memeliharanya tanpa ada eksekusi hanya akan menimbulkan penyakit hati #Yuklupakansaja

tidak perlu mencintai seseorang yang bisa jadi bukan jodohmu, karena seharusnya cinta itu hanya untuk suami mu kelak, untuk apa membuang-buang waktumu?

apa yang membuatmu kagum kepadanya? dan apa yang membuatmu yakin untuk mempertahankan rasa kepadanya? dia sama tidak pasti nya dengan laki2 yang sifatnya buruk dan bukan calon suami idaman, karena dua-duanya belum tentu jodohmu. #yuklupakansaja

Yuk, sebaik-baiknya siapkan diri untuk menyambut jodoh terbaik, pilihan Alloh buat kita. tidak perlu pakai kriteria, karena yakinlah pilihan terbaik Alloh pasti sudah mencangkup semuanya #Yuklupakansaja

Kenapa harus mempersiapkan diri? Karena istri yang shalihah adalah teladan yang diajarkan agama, untuk bersyukur dengan apa yang kelak di dapat dari Alloh yaitu suami yang shalih dan membahagiakan dunia akhirat, dan yang paling penting karena pernikahan dilakukan untuk mencari Ridha Allah. Jadilah istri yang dengan bersamanya, Allah dan Surga-Nya terasa lebih dekat oleh suami mu.

Bersama mencari ridha Allah itu indah. Dan lebih indah karena kamu benar2 baru memulai perasaan fitrah tumbuh berkembang. ya hanya satu-satunya rasa.

Karena mendapat gelar shalihah itu, belajarnya seumur hidup. Prosesnya pasang surut, ujian paling berat adalah melawan hawa nafsu.

KPOP, The Fake Fairytale

Standar

[tulisan ini dibuat berdasarkan perasaan penulis mendengar dating report Taeyeon dan Baekhyun]

aku sekali dibangunkan pada kenyataan dimana kpop idol itu tidak bersih, tidak innocent atau pure seperti image yang mereka paksakan untuk tampil..komentar ini begitu menggelitik “Idols are like an animal kingdom, They date around so much” -Lee Joon MBLAQ. ya mungkin untuk sesekali kita bisa berpikir mungkin itu hanya beberapa idol “rookie” saja, I can clearly tell how dirty nine muses is, they seem date a lot, the only girl group i can be sure of, karena bahkan membernya pun diambil dari sebuah katalog jual beli model, if you think the same with me.. dan gimana kelakuan nine muses kyungri dengan Vixx Ken… disgusted much… I love Nine Muses a lot as an entertainer but not as a role model or what Idols are worshiped nowadays.

I’ve heard a lot rumors too about how idols date each other, mereka malam2 pergi ke tempat dimana idols biasa dating, mereka bisa bahkan go on date cuma di dalam mobil, tp melakukan hal yang lebih dari sekedar kissing. Once again i hate the truth that their images are pulled so innocently yet they’re not at all…and kita ga punya hak buat protes, they are made to be consumed by us.

and there are plenty pervert idols who can drop their jaw for sistar’s sexy dancing, like kyuhyun,leeteuk, ryeowook,eunhyuk, sungmin, Heechul etc.. And also I’m shocked when i was still a delusional fan when somebody asks “which snsd members who’s still a virgin?” like What? can they even have a time for it? but, taeyeon and baekhyun proved that it’s really possible to do it. Yeah, that time, when the scandal’s released the fan speculated that they had more than just a kiss, but a play.

Yah, begitulah, ini mengingatkan kita untuk jangan pernah benar-benar terlalu mencintai Idol sampai kita merasa memiliki mereka, terluka jika mereka menyukai orang lain, jangan… kurangi lah perasaan itu dari sekarang karena kita tidak akan mungkin memiliki mereka, ya, aku tahu memang lebih enak mencintai mereka ketimbang mencintai orang di dunia nyata, tidak sakit, tidak bertepuk sebelah tangan *secara langsung*, bisa terus kita perhatikan. tapi sadarlah mereka semua palsu, dan satu persatu dengan atau tanpa kita ketahui mereka akan have a deep relationship with a or some girls… they’re not clean, and they’re very fake, they’ll hurt you in the very last moment, ya manis di awal pahit diakhir,terutama saat mereka terjebak scandal tidak baik seperti ini.. image innocent taeyon dan bakhyun benar2 menguap, meskipunn yaa sejak awal kita tahu mereka berdua pervert.

Ingatlah satu kata orang bijak berikut ini “Kamu tidak akan bisa benar-benar mencintai sesuatu jika kamu telah sangat mencintai sesuatu yang lain” jadi, solusi dari saya atas hal ini mungkin hanya satu, lebih mencintai tuhanmu, pasti cintamu kepada idol akan berkurang… berkurang sekali, atau cintai pasangan mu jika sudah punya atau sudah halal bagimu.

Kita tidak bisa terus mengidolakan mereka yang jagoan maksiat ini, jangan pernah letakkan keimananmu dibawah hal2 seperti ini jika kamu tidak ingin menyesal…

Trick Menjawab Soal Pilihan Ganda

Standar

RADEN MAS RUDI

Assalammualaikum.

Saya mau share sedikit trik dalam menjawab soal-soal ujian ataupun soal-soal lain khususnya yang berbentuk Pilihan Berganda (Multiple Choice). Trik ini saya buat sepenuhnya berdasarkan pengalaman saya dalam mengerjakan soal-soal pilihan berganda dan tidak ada dasarnya sama sekali untuk menyatakan bahwa trik ini adalah Valid dan akan menghasilkan jawaban yang benar. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba trik ini apabila anda sedang dalam keadaan “tidak tahu harus menjawab apa”.

Perhatian! : Sebaiknya Trik ini digunakan jika dan hanya jika anda dalam keadaan “blank” tidak tau harus menjawab apa atau tidak paham akan soal yang ditanyakan.

Lansung aja kita menuju TKP.

Pilihan jawaban yang terpanjang atau terpendek (atau bisa juga yang bahasa jawabannya itu keren).

Contoh :

Yang termasuk biaya yang tidak boleh dikurangkan terhadap penghasilan bruto perusahaan tetapi merupakan penghasilan bagi karyawan/pegawai adalah :

  1. Penyedia makan dan minum di daerah terpencil.
  2. Premi JHT yang dibayar perusahaan ke…

Lihat pos aslinya 323 kata lagi