Menjemput Jodohku dengan Husnul Khotimah

Standar

Bismillahi awwalahu wa akhiru, Assalammu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Sebenernya mau nulis tentang perjalanan saya meyakinkan diri, untuk bangkit dan ga dikalahkan dengan ujian bernama laki-laki bukan mahrom..

menurut Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah cinta adalah penyakit. Penyakit Al-Isyq. saya pribadi setuju untuk mengambil konsep beliau rahimahullah.

Terapi Rasulullah Dalam Penyembuhan Penyakit Al-Isyq (Cinta)

Jodoh itu hanya fasilitas untuk berbuat taat lebih besar (Salim A. Fillah)

Do’anya, kata pak Ustadz, bersama-sama dengan saya meningkatkan kapasistas ketaatan kepada-Mu.

Semoga Allah mengistiqomahkanku untuk berikhtiar dan bersabar menjemput jodohku dengan husnul khotimah.

Dua statement diatas, semoga selalu menjadi pengingatku disaat aku lupa semangat.

Kesalahan saya di masa lalu, dekat dengan seseorang yang sangat saya sesali kenapa saya kurang baik dalam menjaga diri dan malu, cukuplah menjadi motivasi saya untuk menjaga diri saya agar tidak melakukannya lagi. Biiznillah.

apalagi, dia juga mungkin mengira bagaimana saya telah bisa move up, sampai-sampai berbicara dengan nya saja saya ‘menjaga’, jangan sampai do’anya itu tidak sampai ke langit, karena kamu mengecewakan dirimu sendiri karena masih juga tidak bisa menjaga hati.

Lalu, apalagi? menonton video tentang Ressa Rere dan Ryan Qory, yang begitu menginspirasi, bukan dari nikah mudanya tapi bagaimana pandangan dan persiapan diri mereka,

Pandangan rere tentang niat yang selalu harus diluruskan, menikah karena menyempurnakan separuh agama, dan bukan berhenti di akad, tapi ikhtiarnya dengan mengabdi hingga akhir hayat. dan katanya, bukannya berfokus pada kriteria-kriteria calon yang kita inginkan, tapi berfokus pada diri kita, memperbaiki diri dan berikhtiar untuk Istiqomah dalam ibadah (ini bukan kata rere, kata Hana wkwk) karena Allah, nanti setelah settle, mau minta  jodoh yang baik, pasti Allah akan diberikan yang terbaik.

dan film pendek *banget* nya Hana juga sangat menginspirasi hehe

btw alert! ikhwan jangan lihat ya, hmm kata ikhwan yang sudah terlanjur nonton, sulit menundukkan pandangan karena isinya akhwat semua, ini pesannya juga untuk akhwat kok.. jadi, latihan menjaga ya ikhwan :’)

copy&open in new tab->https://www.youtube.com/watch?v=iC4VYMWaBGc

Semoga pandangan diatas sudah benar, ya Allah bimbing kami *Bismillah*

plus impianku juga, melakukan syiar walimah yang sederhana, hehe, sisanya, Insyaa Allah di sedekahkan di Jalan Allah, yaitu pada saudara saudari terdekat, anak yatim, orang miskin, musafir, masyarakat belahan bumi Islam yang lain dan lainnya..Ya Allah catatlah ini sebagai suatu niat kebaikan yang telah engkau nilai sebagai kebaikan, dan semoga engkau mengizinkannya terlaksana. Aamiin. Wallahu ‘a lam

Dan kata-kata Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah begitu menginspirasi, meskipun mungkin ada redaksi yang lebih tepat, tapi karena keterbatasan ilmu saya, jadi baru bisa quote ini dan merubahnya

“Zuhud itu bukanlah orang yang meninggalkan gemerlap dunia dari genggamannya, tetapi hatinya terus memikirkannya. Zuhud adalah orang yang meninggalkan dunia dari hatinya, meskipun ada dalam genggamannya.”

Nah, kurang lebih untuk motivasi diri sendiri, tentang cinta yang belum halal bagiku..

“Mengikhlaskan itu bukanlah meninggalkan cinta dari genggamannya, tetapi hatinya terus memikirkannya. Mengikhlaskan adalah meninggalkan cinta dari hatinya, meskipun orangnya ada di dekatnya.”

masyaa Allah :”) semoga diberi taufik dan hidayah ya. Aamiin Yaa Allah.

kata Rere, Jangan ada Baper, insyaa Allah kalau sudah saatnya akan datang orang yang tepat. Jaga hatimu buat dia yang benar-benar ngga tahu siapa itu ya

Kenapa yakin banget orang yang sekarang yang akan jadi jodohmu? orang pacaran atau hts-an aja, yang udah komitmen komitmen-an, diingetin gini.. siapa yang bisa jamin dia yang bakal jadi jodohmu, Kalau nanti tiba-tiba cowokmu itu ketabrak mobil terus meninggal, gimana? naudzubillah, so gaada yang pasti. Tapi si Dia mu itu pasti, ada di lauhul mahfudz, jemput dia di waktu yang tepat, nanti dia dengan husnul Khotimah.

Dan btw balik lagi.. ke kata-kata Ustadz Salim A. Fillah

Jodoh itu hanya fasilitas untuk berbuat taat lebih besar (Salim A. Fillah)

Do’anya, kata pak Ustadz, bersama-sama dengan saya meningkatkan kapasistas ketaatan kepada-Mu.

Insyaa Allah kalau motivasinya begini, kita tidak berharap untuk menjadi kecewa, karena kita tidak salah berharap, berharap hanya kepada Allah, Jodoh itu hanya fasilitas.. lebih indah ini lho.. dan lebih baik untuk menjadi harapan..

Bismillahirrahmanirrahim,

“Dijadikan terasa Indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangaan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik”

“Katakalanlah “maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga yang mengalir di bawahnyasungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta Ridha Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.”

“(Yaitu) orang-orang yang berdo’a “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka”

“(Juga) orang yang sabar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya , dan orang yang meohon ampunan pada waktu sebelum fajar”

Surah Ali-Imran ayat 14-17

Masyaa Allah :”) terbuka sendiri karena kebetulan tilawah sedang berhenti disana, ya, bersyukur saja lah.

Oya, meskipun referensi ini umum dan tidak perlu menjadi acuan utama *mau beli buku fiqh nikah atau mempersiapkan pernikahan ala Shahabiyah, hehe* tapi karena keterbatasan saya (lagi) mungkin ini bisa diintip sedikit-sedikit, kalau buat saya sih, cukup agak menyadarkan impian negeri dongeng saya..

Kalau 7 Hal Ini Kamu Rasakan, Menikah Muda Bukanlah Masalah Buatmu

1. Mampu mengambil keputusan dengan pertimbangan logis dan bukan hanya berdasarkan perasaan
2. Memiliki perencanaan masa depan yang matang serta tahu cara mewujudkannya
3. Siap dengan konsekuensi pernikahan apapun itu
4. Tak mengharapkan pasangan untuk selalu menjadi seperti yang kita inginkan
5. Bisa mandiri secara finansial (diatas itu, Istri yang diridhai dalam Islam adalah yang menuruti ridha suami)
ada hal menarik tentang ini di short movie Istri Paruh Waktu 3 hehe

dan tentunya seri sebelumnya yang ngga kalah inspiratif

6. Percaya bahwa orang yang akan kamu nikahi adalah pasangan terbaik
7. Tahu apa saja yang menjadi prioritas dalam hidupmu

Selamat belajar yaa, diriku.. :’)

Sepertinya ini cukup, saya (penulis) bukan orang yang luput dari baper, justru karena ini, karena apa yang menimpa saya, dan karena tekad yang saya bangun pelan-pelan, dari kejatuhan demi kejatuhan yang sering sekali terjadi.. Saya terus mencari apa yang perlu diperbaiki dari pemahaman saya, apa yang bisa menjadi lebih baik. Bismillah. Semoga Allah meridhai saya, ini bukan saksi atau apa, tapi semoga ini bisa menjadi pengingat dan penyemangat kecil saya dalam Ikhtiar saya menjauhi satu hal yang dilarang oleh Allah ini.

Billahi Taufiq wal Hidayah, Wassalammu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

About Clara Cleopatra

I'm an Ordinary Girl, but I dare to dream many extraordinary things, and I believe Insyaa Allah, my dreams will come true. I have been enjoying inspiring posts from great people and I started wishing to be inspiring like them. Even though I may be not as good as them yet, I hope now, tomorrow,and forever, this blog will share something meaningful and inspiring that can make people also believe to make their dreams come true. My Love, Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s